Tampilkan postingan dengan label Seputar Tumpaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Tumpaan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Juni 2014

Rumah Mewah Terbakar di Desa Tumpaan Satu

tumpaandua.blogspot.com - Si jago merah kembali beraksi, tepatnya di Kecamatan Tumpaan, Desa Tumpaan Satu, Jaga Empat.

Kebakaran ini menghanguskan rumah milik keluarga Bpk. Max Tumbol, pada hari selasa (24/6) sekitar jam 02.00 wita.
Menurut saksi mata, api yang menghanguskan rumah ini bermula dari bagian belakang rumah.
Dugaan sementara kebakaran terjadi karena korsleting listrik.

Pemadam kebakaran Pemkab Minsel berusaha memadamkan api yang membakar rumah tersebut, Namun api cepat membesar dan menghanguskan semua perabotan rumah.
Beruntung mobil milik korban masih sempat di selamatkan dari lokasi kebakaran tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini namun sejumlah dokumen penting keluarga hangus terbakar tanpa sisa.
Diperkirakan kerugian yang dialami keluarga Max Tumbol ditaksir 700 juta rupiah.

Minggu, 12 Januari 2014

Mesin Jagung Sosongian TUMPAAN Masuk Enam Besar


tumpaandua.blogspot.com - Minahasa Selatan kembali menorehkan prestasi lewat produk dari kreatifitas warganya khususnya IKM Sosongian Tumpaan dengan produk gilingan jagung dengan tiga produk sekaligus, setelah berhasil menjadi juara pertama pada pameran UKM Sulut, saat mewakili Sulawesi Utara pada konvensi gugus kendali mutu (GKM) IKM se Indonesia di Jogjakarta, mereka juga berhasil membawa prestasi dan masuk dalam enam besar terbaik.

Namun yang dibawa dalam konvensi yang di gelar di gedung Inna Garuda Jogja, 12 hingga 15 November tersebut adalah miniatur dari gilingan yang mereka ciptakan tersebut, tapi bisa dioperasikan. Sontak munculnya alat tersebut, menjadi pusat perhatian dari peserta yang hadir.
"Kami bersyukur, bisa masuk enam besar kategori elma atau nilai tertinggi pada konvensi IKM yang dibuka oleh Menteri Perindustrian tersebut," jelas Dekky Tuwo Kadisperindagkop Minsel, Minggu (17/4).

Ia menambahkan, alat penggiling yang mereka bawa tersebut, masuk kategori inovasi baru atau pertama di Indonesia."Makanya ini mendapat perhatian khusus, sebab meski yang kami bawa adalah miniaturnya, namun bisa dioperasikan, beda dengan yang lain," ujar dia.
Bahkan Euen Faedah Dirjen IKM Kementerian Perindustrianpun kepincut."Beliau meminta agar kami segera mungkin membuat hak paten, dan mereka siap membantu," ujarnya.

Sumber : TRIBUNMANADO.CO.ID

Minggu, 15 Desember 2013

Tumpaan Utama Pecahkan Rekor Nasional

tumpaandua.blogspot.com - Tim Tumpaan Utama, Minsel menorehkan rekor dalam Aqua Danone Nations Cup (DNC) 2013. Kumpulan pesepakbola junior ini mencatatkan diri sebagai tim pertama yang menjuarai final lokal DNC dua kali berturut.

Minggu (10/02/12), Tumpaan Utama keluar sebagai juara DNC 2013 Manado setelah mengalahkan Forza Buha, Manado dengan skor 1-0 di Stadion Klabat Manado. Sukses ini mengulang kisah serupa tahun lalu. Tumpaan Utama menang atas PS Maesa Manado.

Bermain di bawah guyuran hujan deras, kedua tim sulit mengembangkan permainan. Selama 10 menit babak pertama, bola lebih banyak di lapangan tengah. Beberapa titik lapangan yang tergenang dan berlumpur menyulitkan anak-anak ini bermain lepas.

Masuk babak kedua, anak-anak Tumpaan Utama besutan Martin 'Odang' Umboh mulai mendominasi permainan. Sejumlah peluang gagal berkat kesigapan penjaga gawang Forza.

Adalah sang kapten tim, Sandy 'Ungke' Mokalu yang jadi pahlawan. Menit kedelapan babak kedua, lewat sepakan tendangan bebasnya, Ungke memecah kebuntuan. Lesatan bola tendangan kaki kanan Ungke melengkung indah tak terjangkau kiper dan menghujam pojok kiri gawang. Gol semata wayang ini tercipta setelah terjadi pelanggaran terhadap pemain Tumpaan Utama di sisi kiri pertahanan Forza.

Prestasi ini, kata Odang Umboh, tak lepas dari kedisiplinan dan ketekunan. Sejak kandas di final nasional Juni tahun lalu, Odang tetap rutin melatih anak-anak. "Kami latihan dua kali seminggu, Sabtu-Minggu. Akhir pekan karena anak-anak tak sekolah," katanya.

Ia bangga karena materi tim beda dari tahun sebelumnya. Dari 11 pemain, hanya Ungke, Gerald dan Juniver yang merasakan sukses juara tahun lalu. Sisanya, pemain binaan generasi baru.

Tumpaan Utama akan mewakili Sulut di
Final Nasional, 29 Mei-3 Juni. Mereka akan bertarung dengan finalis dari 14 kota. "Semua biaya akomodasi transportasi ditanggung Danone," ujar Vebby Intan, Brand Direktur Aqua Danone Indonesia usai penyerahan hadiah. Juara nasional berhak mengikuti Final DNC 2013--yang dikenal sebagai Piala Dunia Anak-anak-- di London.

Ia menegaskan, DNC bukan soal menang atau kalah, tapi mengajarkan sportivitas, kegembiraan, solidaritas dan kemanusiaan pada anak-anak. "Kalian yang hari ini belum juara, jangan putus asa, teruslah bermimpi," tukasnya. Setiap tahun, DNC melibatkan talent scout (pemandu bakat) dari Persib Bandung dan PSM Makassar.

DNC tahun ini berlangsung di 15 kota yang meng-cover 22 provinsi di Indonesia. Pihak Danone berupaya dari tahun ke tahun kota penyelenggara bertambah. Akhirnya bisa merata berlangsung di seantero Indonesia.(***)

Hasil DNC 2013 Manado

Juara Tumpaan Utama, Minsel
Runner-up Forza Buha, Manado
Juara III Aruman Jaya, Kota Kotamobagu
Juara IV Persbitou
Tim Fair Play Maesa Sulut
Editor: Andrew_Pattymahu